Halo sahabat selamat datang di website ternakkurakura.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 8 Hewan Yang Bisa Dipelihara Di Kamar, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Kamar menjadi ruangan pribadi yang tak sembarangan orang bisa masuk di dalamnya. Nah biasanya beberapa orang biasa menyimpan barang berharganya ini di dalam kamar, dan salah satunya adalah hewan peliharaannya.

Nah bagi anda yang ada rencana ingin memelihara hewan dalam kamar, tapi masih bingung kira-kira hewan apa yang pas, maka anda bisa simak pembahasan mengenai hewan yang bisa dipelihara di kamar berikut sebagai referensinya.

1. Ikan

Hewan yang bisa anda pelihara di kamar pertama adalah ikan. Bukan rahasia lagi ya, jika ikan menjadi hewan peliharaan yang cukup mudah perawatannya, sehingga hewan ini menjadi favorit seseorang untuk dipelihara dalam rumah, bahkan di kamar.

Ada berbagai jenis ikan yang bisa anda pelihara, dengan warna-warni cantiknya akan membuat akuarium menjadi lebih indah, apalagi dilengkapi dengan lampu akan membuat nuansa kamar menjadi lebih indah. Jenis-jenis ikan hias air tawar berikut bisa menjadi salah satu yang dapat dan mudah anda pelihara.

2. Iguana

Iguana menjadi hewan selanjutnya yang bisa anda pelihara di dalam kamar. Meskipun ukurannya cukup besar dan kelihatan galak, Iguana ini merupakan hewan yang cukup jinak cepat, responsive dan juga lincah menjadikan hewan ini menarik dipelihara.

Untuk tempatnya, anda bisa menyiapkan wadah seperti aquarium yang cukup luas agar nantinya Iguana bisa bergerak bebas. Sebagai hewan tropis, Iguana membutuhkan sinar matahari di pagi hari agar nantinya tetap sehat dan juga segar.

3. Hamster

Kecil, imut, dan lucu menjadi ciri khas dari hewan ini. Meskipun tergolong hewan pengerat, namun Hamster ini tidak berbahaya untuk dipelihara, dan bahkan cocok untuk dipelihara di dalam kamar, karena memang tidak menyita banyak ruang untuk kandangnya.

Perawatan dari Hamster ini pun tergolong mudah, maka dari itu banyak orang yang suka memeliharanya. Simpan Hamster ini di kandang transparan lengkap dengan wahana permainannya, agar bisa tetap bergerak aktif juga bermain.

Perlu anda ingat, untuk memelihara Hamster ini anda harus sering membersihkan kandang untuk menjaga kebersihannya, dan kandang tidak menjadi sarang kuman. Berikut ini cara agar hamster tidak bau yang dapat anda coba terapkan ketika memliharanya.

4. Sugar Glider

Berukuran mungil mirip dengan hamster, Sugar Glider ini juga bisa menjadi opsi bagi anda yang ingin memelihara hewan didalam kamar. Hewan endemic asli Papua dan Maluku ini bisa ditemukan dengan mudah di Indonesia, sementara untuk perawatan dari hewan ini juga sangat gampang.

Sugar Glider merupakan hewan yang sangat ramah dan jinak pada siapapun, selain itu hewan ini juga dikenal sangat sederhana dan ia juga seringkali menjilati bulunya sendiri untuk dibersihkan. Kalau masih buas, berikut cara menjinakkan sugar glider bagi pemula yang bisa anda terapkan.

5. Kura-kura

Selain ikan, Kura-kura ini menjadi salah satu hewan yang bisa jadi pilihan untuk dipelihara di dalam kamar. Hewan ini mampu hidup di dua alam sehingga anda bisa memberikan aksesoris pijakan agar Kura-kura tidak hanya berendam di air.

Yang lebih menarik lagi, untuk memelihara Kura-kura ini juga sangat menguntungkan karena tidak memakan tempat, jadi anda bisa meletakkan akuarium ini di sudut kamar nantinya. Tempat tinggal kura-kura ini mudah kotor dan keruh, jadi anda harus rajin-rajin membersihkannya demi kesehatan hewan peliharaan anda tersebut.

6. Landak Mini/ Hadgehog

Hewan yang bisa dipelihara di kamar selanjutnya kali ini adalah landak mini atau biasa disebut dengan Hadgehog. Sesuai dengan namanya ya, ukuran landak ini memang tidak sebesar hewan landak liar pada umumnya, ukuran Hadgehog ini lebih seukuran tikus ataupun hamster.

Meskipun memiliki duri-duri disekitar tubuhnya, namun duri dari Hadgehog ini tidak tajam kok, jadi anda tidak perlu takut jika ingin berinteraksi denganya. Hadgehog ini termasuk hewan nocturnal, dimana ia lebih sering beraktivitas pada malam hari, jadi pada saat siang hari dia lebih memilih untuk bersembunyi dan istirahat.

7. Kelomang /Keong

Kelomang ini adalah hewan yang bisa anda temukan dengan mudah di pesisir pantai, dan hewan ini punya tubuh unik, memiliki cangkang kuat di punggung sekaligus sebagai rumahnya. Kelomang ini banyak dipasarkan untuk dipelihara, biasanya hewan ini seringkali digunakan untuk mainan anak-anak.

Corak pada cangkang Kelomang memang sudah memiliki motif tersendiri, namun belakangan ini banyak yang menghias bagian cangkang dari kelomang tersebut dengan beraneka gambar, sehingga membuatnya terlihat lebih lucu lagi. Dan untuk keong turbo, ada manfaat keong turbo di dalam aquascape yang bisa anda ketahui juga.

8. Ular

Dan hewan terakhir yang bisa anda pelihara didalam kamar kali ini adalah ular. Memang cukup ngeri ya jika mendengar nama dari hewan yang satu ini, namun beberapa orang malah memeliharanya karena menyukai hewan berbisa tersebut.

Ada beragam jenis ular yang ada di Indonesia, namun sebelum anda memeliharanya pastikan semua persiapan sudah benar-benar matang. Tidak hanya soal kandang, namun sisi keamanan juga harus anda perhatikan, agar nantinya ular tidak lepas dan membahayakan orang lain.

Demikian ulasan tentang hewan yang bisa dipelihara di kamar, semoga apa yang disampaikan tadi bermanfaat dan bisa jadi referensi anda nantinya. Selain itu, ada juga jenis hewan yang istimewa dalam islam untuk anda ketahui selengkapnya.

Itulah tadi informasi mengenai 8 Hewan Yang Bisa Dipelihara Di Kamar dan sekianlah artikel dari kami ternakkurakura.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website ternakkurakura.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Pengertian Keanekaragaman Hayati, Tingkatan dan Manfaatnya oleh - ternakkurakura.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Keanekaragaman hayati bukanlah sebuah istilah baru. Pengertian keanekaragaman hayati, tingkat keragaman hayati dan manfaat sumber daya hayati tersebut dibahas lengkap dalam artikel ini.

Keanekaragaman hayati di Indonesia sangat penting bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Bahkan keanekaragaman hayati ini berperan menyumbang terhadap sekitar 40 persen ekonomi dunia. Tidak hanya itu. Sekitar 80 persen kebutuhan orang miskin berasal dari sumber daya hayati. Selain itu, semakin tinggi tingkat keanekaragaman hayati suatu daerah, maka semakin besar peluang untuk melakukan pembangunan. Peluang tersebut seperti penemuan medis, pembangunan ekonomi, melakukan adaptasi perubahan iklim. Demikian menurut hasil penelitian yang dilansir oleh Biodiv.

Pengertian Keanekaragaman Hayati

Pengertian keanekaragaman hayati atau sering disingkat sebagai kehati adalah keanekaragaman di antara makhluk hidup dari berbagai sumber. Dalam hal ini termasuk pula interaksi ekosistem terestrial, pesisir, lautan, ekosistem akuatik lain serta kompleks ekologis dimana berbagai makhluk hidup menjadi bagiannya.

Pengertian keanekaragaman hayati menurut Convention on Biological Diversity (1993) meliputi keanekaragaman jenis, antar jenis dan ekosistem. Pengertian keanekaragaman hayati menurut Sudarsono dkk (2005: 6) adalah ketersediaan keanekaragaman sumber daya hayati. Sumber daya hayati tersebut berupa jenis maupun kekayaan plasma nutfah (keanekaragaman genetik), keanekaragaman antar jenis, keanekaragaman ekosistem.

Keragaman hayati, dengan demikian secara sederhana merujuk kepada berbagai jenis kehidupan biologis di bumi. Jumlah spesies tumbuhan, satwa liar, hewan, mikro organisme, keragaman genetik dalam suatu spesies. Termasuk juga keragaman ekosistem di bumi seperti padang pasir, hutan hujan, terumbu karang. Semuanya adalah bagian dari keragaman biologis bumi.

Manfaat Keanekaragaman Hayati
Tingkat Keanekaragaman Hayati. (Sumber: lingkunganhidup.co)

Tingkat Keanekaragaman Hayati

Tingkat keanekaragaman hayati terbagi ke dalam beberapa level, yaitu:

1. Keragaman hayati tingkat gen. Merupakan variasi genetik dalam satu spesies, baik di antara populasi terpisah secara geografis maupun di antara individu dalam satu populasi. Individu dalam satu populasi memiliki perbedaan genetik antara satu dengan lainnya. Tingkat keragaman gen timbul karena setiap individu mempunyai bentuk-bentuk gen yang khas. Variasi genetik bertambah ketika keturunan menerima kombinasi unik gen dan kromosom dari induknya melalui rekombinasi gen yang terjadi melalui reproduksi seksual. Proses inilah yang meningkatkan potensi variasi genetik dengan mengatur ulang alela secara acak sehingga timbul kombinasi yang berbeda-beda (Indrawan, 2007: 15-25).

keanekaragaman hayati tingkat gen
Keragaman hayati tingkat genetika.

2. Keragaman hayati tingkat ekosistem merupakan komunitas biologi yang berbeda serta asosiasinya dengan lingkungan fisik masing-masing (Indrawan, 2007: 15).

keanekaragaman hayati ekosistem
Ekosistem hutan bakau merupakan tempat berbagai sumber daya hayati. (Foto: lingkunganhidup)

3. Keanekaragaman spesies mencakup seluruh spesies yang ditemukan di bumi, baik tumbuhan, satwa liar. Termasuk pula bakteri dan protista serta spesies dari kingdom bersel banyak seperti tumbuhan, jamur, hewan. Spesies dapat diartikan sebagai sekelompok individu yang menunjukkan beberapa karakteristik penting yang berbeda dibandingkan kelompok lain. Karakteristik tersebut dapat berupa morfologi, fisiologi atau biokimia. Definisi spesies secara morfologis ini paling banyak digunakan oleh ahli taksonomi. Mereka mengkhususkan diri untuk mengklasifikasikan dan mengidentifikasi spesimen yang belum diketahui (Indrawan, 2007: 16-18).

contoh keanekaragaman hayati tingkat spesies.
Keragaman spesies kura-kura di indonesia.

Manfaat Keanekaragaman Hayati

Manfaat keragaman hayati sangat vital dan memiliki peranan penting dalam sejarah peradaban manusia. Bahkan sangat menentukan pola peradaban manusia. Hal ini tercermin dari kenyataan bahwa manusia, sejak sejarah penciptaan keberadaannya di bumi, tidak dapat hidup tanpa sumber daya hayati. Bahkan sangat bergantung kepada pemanfaatan berbagai jenis sumber daya alam. Bagaimana manusia mengambil manfaat tumbuhan dan satwa liar bagi manusia menunjukkan ketergantungan tersebut. Baik secara langsung atau tidak langsung.

manfaat keanekaragaman hayati

Manfaat keragaman hayati bagi manusia dan lingkungan antara lain yaitu:

1. Meningkatkan produktivitas ekosistem di mana masing-masing spesies. Tidak peduli seberapa kecil, semua memiliki peran penting dalam ekosistem tersebut. Sebagai contoh, banyaknya jumlah spesies tanaman berarti memiliki banyak potensi obat-obatan, mengurangi dampak perubahan iklim, sumber makanan.

2. Keanekaragaman spesies yang besar menjamin keberlanjutan alam untuk mendukung semua bentuk kehidupan ekosistem. Berperan pula menurunkan resiko berbagai bencana alam seperti pohon bakau dalam mencegah abrasi, tsunami.

3. Ekosistem hutan hujan Indonesia kaya akan keragaman spesies. Hilangnya hutan bakau juga akan berdampak negatif karena itu sama saja dengan menghilangkan manfaat hutan bakau.

4. Terkelolalnya sumber daya alam dengan baik akan meningkatkan manfaat alam bagi kesehatan manusia.

5. Keragaman hayati yang baik menyediakan sejumlah layanan jasa lingkungan alam bagi manusia. Hal ini meliputi perlindungan sumber daya air, perlindungan tanah dari longsor dan banjir, penyimpanan nutrisi (unsur hara). Sumber daya hayati juga berperan menyerap zat pencemar lingkungan seperti CO2, menjaga stabilitas iklim, menjaga keseimbangan ekosistem. Ia juga menyediakan makanan, sumber obat dan obat farmasi (tanaman obat), tanaman hias, pemijahan sumber daya ikan, penelitian, pendidikan, wisata alam. Semua ini diperoleh secara gratis dari alam.

Pelestarian Keragaman Hayati

Pencemaran lingkungan hidup, perusakan hutan indonesia, kerusakan lingkungan hidup lebih lanjut, secara otomatis akan menurunkan jumlah keanekaragaman sumber daya hayati. Pada akhirnya akan berdampak negatif terhadap keberlanjutan manusia. Dengan meningkatnya deforestasi, meningkatnya jumlah hewan punah, maka manusia akan kehilangan manfaat mereka.

Metode konservasi sumber daya alam yang tepat serta strategi pembangunan berkelanjutan mencoba memahami konsep ini sebagai pendekatan integral guna melestarikan keragaman sumber daya hayati. Dalam beberapa cara atau bentuk, hampir seluruh budaya memiliki akar dan hubungan erat dengan keragaman hayati. Bahkan, dapat dikatakan, sejarah peradaban manusia adalah sejarah pemanfaatan keragaman sumber daya hayati itu sendiri. Karena itu, penurunan jumlah sumber daya alam tersebut akan meningkatkan resiko, ancaman terhadap hidup manusia.

Alam dapat hidup tanpa manusia. Namun, apakah manusia dapat hidup tanpa sumber daya hayati yang ada di alam?

Itulah tadi informasi dari judi slot mengenai Pengertian Keanekaragaman Hayati, Tingkatan dan Manfaatnya oleh - ternakkurakura.xyz dan sekianlah artikel dari kami ternakkurakura.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website ternakkurakura.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Hewan Langka di Indonesia Yang Diambang Kepunahan! oleh - ternakkurakura.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Hewan langka di Indonesia adalah jenis hewan yang seluruhnya termasuk kategori hewan terancam punah. Jenis hewan langka ini terdiri dari berbagai kelompok satwa dan spesies. Mulai dari primata, aves (burung), hingga herpetofauna atau kelompok satwa amfibi reptil.

Berbagai hewan langka di Indonesia ini tersebar di berbagai provinsi, mulai dari Sabang sampai Merauke. Merekapun tersebar di berbagai ekosistem dan habitat yang ada di Indonesia. Mulai dari ekosistem pegunung, hutan, laut hingga rawa gambut. Berikut adalah hewan langka di Indonesia yang berhasil kami susun.

Sebab Hewan Langka di Indonesia

Hewan langka di Indonesia dapat terjadi karena disebabkan oleh dua faktor. Faktor pertama yaitu karena proses evolusi atau alami. Artinya, suatu jenis hewan menjadi langka karena penyebarannya terbatas, hanya di suatu daerah tertentu. Kedua, satwa menjadi langka karena tingkat pemanfaatanya dilakukan secara massif, tanpa prinsip berkelanjutan.

Hewan langka di Indonesia yang ada karena proses evolusi misalnya saja adalah salah satu jenis kura-kura Indonesia yaitu Baning Emas Sulawesi (Leucochepalon yuwonoi). Satwa jenis reptil ini hanya dapat ditemukan di Sulawesi bagian utara, sangat terbatas.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Indonesia terkenal sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Hal ini karena Indonesia banyak memiliki jenis satwa liar atau tumbuhan dibandingkan negara lainnya. Bahkan sebagiannya adalah endemik alias hanya berada di Indonesia, tidak ditemukan di tempat lain. Dari berbagai satwa endemik Indonesia tersebut, sebagiannya malahan adalah endemik di daerah-daerah tertentu saja. Tingkat endemik suatu daerah atau Negara akan berbanding lurus dengan tingkat kekayaan satwa yang dikategorikan langka.

Satwa langka Indonesia menjadi ada bukan semata-mata disebabkan secara alami. Namun, kelangkaan tersebut disebabkan oleh tingkat pemanfaatan yang tidak berkelanjutan atau kehilangan habitat atau kerusakan lingkungan hidup. Beberapa hewan yang dulunya tersebar luas, dapat ditemukan dimana-mana, tiba menjadi langka karena terus diburu, dimanfaatkan.

Satwa langka Indonesia sebagian besar tercipta disebabkan oleh perilaku manusia. Contoh kasus dimana satwa menjadi langka karena perburuan misalnya saja Penyu Hijau atau Tuntong Laut. Dahulu, populasi Penyu Hijau dapat ditemukan hamper di seluruh perairan Indonesia. Demikian pula populasi Tuntong Laut, tersebar di nyaris sepanjang pantai timur Sumatera dan Kalimantan bagian barat. Namun, masyarakat secara turun temurun memanen atau mengambil telur kedua spesies ini setiap musim bertelur. Sehingga, tidak terjadi proses regenerasi alami di habitatnya. Putusnya regenerasi alami tersebut membuat kedua spesies mulai menghilang dari daerah yang secara sejarah menjadi habitat alaminya. Menurut beberapa penelitian (Mistar, 2013; Kholis, 2010; Guntoro, 2010), spesies Tuntong Laut (Callagur / Batagur borneoensis) kini hanya tersisa di Langkat dan Aceh Tamiang. Hewan yang dahulu tidak langka, kini menjadi langka dan terbatas penyebarannya.

Banyak satwa langka Indonesia memiliki status ancaman kepunahan yang tinggi atau di ambang kepunahan. Dengan demikian, adanya hewan berkategori langka, tidak secara otomatis menjadi berkah bagi suatu Negara atau daerah. Bahkan, menjadi peringatan bahwa ada kesalahan pengelolaan dan bahaya kepunahan. Jika tidak dilakukan upaya pelestarian segera mungkin, maka kelangkaan tersebut dapat berujung kepunahan.

Dunia telah banyak mengalami kehilangan spesies yang sebelumnya berlimpah, kemudian perlahan-lahan menjadi hewan punah. Bahkan, beberapa di antaranya adalah dari Indonesia seperti Harimau Jawa. Oleh karena itu, daftar jenis satwa langka di artikel ini bukanlah sekedar menjadi sebuah kebangaan. Namun, sebuah peringatan bahwa berbagai spesies berikut dapat saja punah jika.

Hewan Langka Indonesia

Jenis satwa langka yang termasuk di dalam daftar ini hanyalah sebagian saja. Daftar berikut hanya berfungsi sebagai pengenal semata, tidak menunjukkan urutan dari yang terpenting hingga kurang penting. Sesungguhnya, terdapat berbagai spesies lain yang masuk ke dalam kategori langka atau jarang, serta tidak kalah penting.

Badak Sumatera

Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) adalah salah satu dari berbagai jenis badak di dunia. Satwa ini merupakan satu-satunya badak Asia yang bertanduk dua. Bahkan, ia merupakan jenis badak terkecil di dunia. Mereka hidup di wilayah hutan pegunungan lebat di Indonesia, Malaysia, Indonesia. Tubuhnya seperti ditutupi bulu. Bulu ini berfungsi seperti menjadi tempat untuk melengketkan lumpur di tubuhnya sehingga menjaga suhu tubuh mereka tetap dingin. Lumpur di badan Badak juga berfungsi melindungi mereka dari gangguan serangga.

satwa langka indonesia
Badak Sumatera. (Foto: britannica.com)

Badak Sumatera merupakan salah satu badak yang paling langka di dunia. Menurut WWF, populasi liar mereka diperkirakan hanya sebesar 220-275 individu. Mereka terancam punah karena diburu untuk diambil tanduknya.

Badak Jawa

Badak Jawa atau badak bercula satu merupakan jenis badak langka lainnya yang hidup di Indonesia, selain Badak Sumatera. Spesies ini hanya ditemukan di Jawa atua endemic Pulau Jawa. Populasi liar mereka menyusut dari waktu ke waktu. Badak Jawa memiliki kesulitan untuk bereproduksi. Umur mereka dipekirakan sampai 80 tahun.

hewan langka indonesia jenis badak jawa
Badak Jawa. (Foto: rhinoworlds.com)

Anoa

Anoa dikenal sebagai jenis sapi terkecil. Anoa seperti kerbau cebol yang hidup hutan Sulawasi. Mereka yang tinggal di dataran rendah dan tinggi. Karena itu dikenal terdiri dari 2 spesies berbeda yaitu Anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) dan Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis). Menurut perkiraan, populai liar mereka hanya sekitar 2500 individu dewasa menurut IUCN. Beberapa masyarakat lokal memburu mereka untuk diambil dagingnya dan dimakan. Anoa dewasa mampu berlari cukup cepat hingga sekitar 10km per jam. Mereka memiliki beberapa tanduk tajam yang berfungsi untuk melindungi mereka dari serangan predator.

satwa langka indonesia anoa
Anoa. (Foto: flickr.com)

Paedocypris progenetica

Ikan ini merupakan spesies ikan terkecil di dunia. Ia hanya dapat ditemukan di rawa gambut di Sumatera, Indonesia. Ini adalah ikan yang dikenal terkecil di dunia dengan betina mencapai ukuran maksimum 10,3 mm, jantan 9,8 mm. Satu-satunya spesimen dewasa betina yang ditemukan memiliki panjang hanya 7,9 mm. Karena ukurannya yang superkecil, ia memegang rekor sebagai vertebrata terkecil hingga tahun 2012 dimana katak Paedophryne amauensis secara resmi dideskripsikan pada Januari 2012.

hewan langka di indonesia
Paedocypris progenetica. (Foto: wie-gross.com)

Kera Hantu

Kera hantu atau dikenal pula sebagai Monyet Hantu merupakan salah satu primate terkecil. Memiliki nama latin Tarsius tarsier. Tubuhnya berwarna coklat-kemerahan dengan kulit abu-abu, mata besar dan sepasang telinga yang unik nan lucu. Spesies Tarsiun hanya dapat ditemukan di hutan di Sulawesi Indonesia. Memiliki status vulnerable atau rentan menurut IUCN. Populasi spesies ini terfragmentasi di beberapa lokasi. Menurut perkiraan Merker (2003), populasi mereka di Taman Nasional Lore Lindu sekitar 270 / km2 di hutan yang tidak terganggu, 190 / km2 di hutan yang sedikit terganggu. Sedangkan untuk hutan yang memiliki gangguan moderat dan sangat terganggu adalah 130 / km2 dan 45 / km2. Foto spesies ini seperti terlampir pada foto judul artikel ini.

Maleo

hewan langka di indonesia Maleo
Burung Maleo. (Foto: sandeshkadur.com)

Maleo adalah adalah salah satu jenis burung endemik pulau Sulawesi. Burung Maleo adalah satu-satunya anggota dari genus monotypic Macrocephalo. Mereka hanya dapat ditemukan di dataran rendah dan hutan perbukitan di Sulawesi. Spesies ini merupakan salah satu jenis hewan dilindungi di Indonesia menurut Peraturan Menteri Kehutanan No 7 Tahun 1999.

Tuntong Sungai

Tuntong sungai merupakan salah satu spesies kura-kura akuatik Indonesia. Sebelumnya, spesies ini dikenal sebagai Batagur baska. Namun, penelitian Praschag et al. (2009), mengkonfirmasi bahwa kura-kura yang sebelumnya dikenal di Indonesia sebagai Batagur baska, ternyata adalah Batagur affinis. Bahkan, Batagur affinis ini terdiri dari dua spesies. B. affinis edwardmolli merupakan sub species yang tersebar di timur semenanjung Malaysia. Sedangkan B. a. affinis merupakan sub spesies yang ditemukan di pantai barat Malaysia dan Sumatera. Tuntong Sungai merupakan salah satu spesies dilindungi menurut PP No 7 Tahun 1999.

Namun, Tuntong Laut, jenis kura-kura bakau lainnya yang memiliki habitat yang sama dengan Tuntong Sungai, belum dimasukkan ke dalam PP Nomor 7 Tahun 1999. Padahal, populasinya juga sudah sangat terbatas di Langkat (tidak ada catatan perteluran regular di pantai) dan Aceh Tamiang (Mistar et all, 2012). Bahkan spesies Tuntong Laut (Batagur borneoensis), bersama spesies Tuntong Sungai, memiliki prioritas Sangat Tinggi dalam Permenhut 57/Menhut-II/2008 tentang Arahan Strategis Konservasi Spesies Nasional 2008-2018.

Selain satwa-satwa tersebut, sesungguhnya masih banyak jenis satwa langka di Indonesia. Salah satunya Owa Jawa , satwa endemik Jawa. Padahal spesies ini berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Mengenal berbagai satwa langka Indonesia tidak hanya penting bagi peningkatan pengetahuan kita. Namun, penting pula bagi peningkatan upaya menjaga kelestarian berbagai spesies tersebut. Ketahui pula tentang berbagai hewan paling beracun di dunia yang mungkin anda teratrik untuk mengetahuinya!

Itulah tadi informasi dari judi poker mengenai Hewan Langka di Indonesia Yang Diambang Kepunahan! oleh - ternakkurakura.xyz dan sekianlah artikel dari kami ternakkurakura.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website ternakkurakura.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Cara Adaptasi Perubahan Iklim Yang Dapat Dilakukan Sehari-hari oleh - ternakkurakura.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Adaptasi perubahan iklim penting untuk mengurangi resiko dan dampak perubahan iklim. Berikut cara mitigasi perubahan iklim dalam aktifitas sehari-hari. Perubahan iklim telah memberikan dampak pada masyarakat, lingkungan, ekosistem, berbagai spesies di seluruh dunia.

Adaptasi perubahan iklim penting dilakukan secara sistematis dan menyeluruh karena dampaknya sangat massif da berbahaya. Banyak akibat telah diperkirakan terjadi dalam skala luas baik secara geografis (lokal/nasional/regional/global), tingkat (tinggi/rendah), maupun intensitas sebagai akibat terjadinya kenaikan suhu global atau pemanasan global. Individu, organisasi, masyarakat dapat mengambil berbagai langkah untuk melakukan adaptasi perubahan iklim sekaligus ikut melestarikan tumbuhan langka, hewan langka.

Baca: Berbagai Jenis Badak di Dunia Serta Ancaman Kepunahan.

Adaptasi perubahan iklim tidak hanya penting bagi manusia semata. Tetapi, bagi satwa dan tumbuhan pula. Beberapa jenis hewan, juga tumbuhan akan menyesuaikan diri dengan perubahan iklim. Penyesuaian perilaku tersebut seperti dengan memperluas jangkauan jelajah mereka atau mengubah pola migrasi mereka. Spesies lain mungkin berjuang, membutuhkan bantuan manusia guna bertahan hidup. Kebanyakan hewan reptil akan sangat bergantung kepada suhu lingkungan untuk menentukan jenis kelamin bayi. Hewan seperti penyu, tuntong laut, buaya, kura-kura akan sangat bergantung kepada suhu lingkungan untuk menentukan penetasan, jenis kelamin tukik. Baca: Tukik Tuntong Laut Dilepaskan ke Habitat.

Pengertian Adaptasi Perubahan Iklim

Istilah “adaptasi” mengacu pada penyesuaian bahwa suatu komunitas atau ekosistem membuat sesuatu guna membatasi dampak negatif perubahan iklim atau untuk memanfaatkan peluang yang disediakan oleh perubahan iklim. Adaptasi dapat berupa seorang petani menanam tanaman yang lebih tahan kondisi kering, minim air, hingga masyarakat pesisir mengevaluasi bagaimana cara terbaik melindungi infrastruktur akibat kenaikan permukaan laut.

(Baca: Wilayah Pesisir Indonesia Harus Menjadi Prioritas)

Tindakan adaptasi perubahan iklim dapat berupa:

  • Reaktif: menanggapi kondisi yang telah berubah.
  • Antisipatif: perencanaan untuk perubahan iklim sebelum dampak diamati atau terjadi.

Banyak pemerintah, organisasi di Indonesia, seluruh dunia telah melakukan adaptasi perubahan iklim. Walaupun dalam beberapa hal belum maksimal. Hal ini penting karena kita sudah melihat dampak perubahan iklim â€" termasuk kenaikan permukaan laut, perubahan pola curah hujan, insiden gelombang panas, peristiwa cuaca ekstrim lainnya.

Mengurangi emisi gas rumah kaca diperlukan pula guna menghindari dampak terburuk akibat perubahan iklim. Sejumlah dampak pemanasan global memang tidak bisa dihindari karena gas rumah kaca di atmosfer dapat bertahan selama satu abad, demikian pula panas yang tersimpan di lautan. Beradaptasi dengan perubahan yang sudah berlangsung, sekaligus mempersiapkan perubahan di masa depan, dapat membantu masyarakat mengurangi risiko menghadapi perubahan iklim.

Contoh adaptasi perubahan iklim

Contoh adaptasi perubahan iklim telah dilakukan di berbagai tempat, daerah sebagaimana contoh di bawah ini. Tindakan ini dapat diperluas atau dimodifikasi. Langkah-langkah tambahan, seperti teknologi, kebijakan baru, mungkin diperlukan juga. Tindakan tersebut memerlukan waktu, sumber daya agar terlaksana, sehingga perencanaa saat ini sangat penting dilakukan.

Berikut ini adalah contoh upaya penanggulangan perubahan iklim di berbagai bidang:

Contoh adaptasi perubahan iklim di bidang pertanian, produksi pangan.

  1. Mengembangkan varietas tanaman yang lebih toleran terhadap panas, kekeringan, banjir, hujan lebat.
  2. Memberikan lebih banyak peneduh, atap, aliran udara di lumbung pangan untuk melindungi hasil panen ketika musim panas dimana suhu menjadi lebih tinggi.

Contoh mitigasi perubahan iklim di pantai.

  1. Melestarikan lahan basah, ruang terbuka untuk melindungi masyarakat pesisir dari banjir, erosi, badai, kenaikan permukaan air laut.
  2. Meningkatkan perencanaan evakuasi bagi daerah dataran rendah ketika terjadi gelombang badai, banjir.

Contoh adapatasi perubahan iklim pada tingkat ekosistem.

  1. Melindungi, memperluas habitat satwa liar untuk memungkinkan spesies bermigrasi karena perubahan iklim.
  2. Mengurangi polusi, kerusakan habitat, penggundulan hutan, alih fungsi hutan, ancaman lainnya yang membuat ekosistem lebih rentan terhadap perubahan iklim. Menjaga hutan tetap lestari berarti sama dengan merawat berbagai manfaat hutan bagi manusia.

Upaya penanggulangan perubahan iklim dalam sektor energi.

  1. Meningkatkan efisiensi energi untuk membantu mengimbangi kenaikan konsumsi energi, seperti mengurangi penggunaan ac atau listrik.
  2. Memperkuat fasilitas produksi energi untuk menahan peningkatan banjir, angin, petir, tekanan badai.

Upaya penanggulangan perubahan iklim pada kesehatan manusia.

  1. Mengatur sistem peringatan dini, tanggap darurat untuk mengantisipasi cuaca ekstrim.
  2. Mendidik masyarakat untuk membantu mereka menghindari potensi meluasnya penyakit tertentu sebagai akibat perubahan iklim, misalnya penyakit dibawa oleh nyamuk atau kutu.
  3. Menanam pohon, memperluas ruang hijau di kota-kota untuk mengurangi efek kota panas.

Contoh adaptasi perubahan iklim dalam bidang sumber daya air

  1. Meningkatkan efisiensi penggunaan air, membangun kapasitas tambahan penyimpanan air.
  2. Melindungi, memulihkan daerah aliran sungai untuk menyediakan habitat satwa liar seperti Tuntong laut, buaya, ikan, serta melindungi sumber daya air.

Itulah tadi informasi dari agen judi poker mengenai Cara Adaptasi Perubahan Iklim Yang Dapat Dilakukan Sehari-hari oleh - ternakkurakura.xyz dan sekianlah artikel dari kami ternakkurakura.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website ternakkurakura.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Daftar Jenis Kura-kura Indonesia Secara Lengkap oleh - ternakkurakura.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Kura-kura Indonesia terdiri dari 29 spesies dimana jika memasukkan kategori subspesies, maka akan terdapat 33 jenis kura-kura Indonesia (Rhodin et all, 2014). Berikut adalah daftar jenis kura-kura Indonesia beserta gambaran singkat untuk masing-masing jenis meliputi tahun penemuan (deskripsi), ilmuwan yang menemukan (mendeskripsikan),  daerah sebaran asli, nama latin (ilmiah), tiap jenis kura-kura, gambar untuk memudahkan identifikasi. Pada kesempatan lain, redaksi akan berusaha mendeskripsikan setiap jenis kura-kura ini dengan lebih detail.

Daftar seluruh jenis kura-kura Indonesia:

1. Tuntong sungai (Batagur affinis), dideskripsikan oleh Cantor tahun 1847. Tuntong sungai adalah salah satu jenis dari kura-kura sungai. Terdiri dari dua subspesies yaitu B.a.affinis dan B.a.edwardmolii. Subspesies pertama tersebar di pantai barat Malaysia dan Indonesia. Jenis kura-kura Indonesia yang satu ini hanya tersebar di Sumatera. Sedangkan subspesies kedua di pantai timur Malaysia, Thailand dan Kalimantan.

jenis kura-kura indonesia batagur affinis
Batagur affinis. (Foto: EH Chan)

2. Tuntong laut (Batagur borneoensis) dideskripsikan oleh Schlegel dan Muller pada tahun 1845. Jenis kura-kura Indonesia yang satu ini tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Hidup di perairan hutan bakau, muara. Pada musim bertelur, betina akan bertelur di pantai tepi laut seperti penyu. Baca artikel pelepasan tukik penyu hijau.

jenis kura-kura indonesia Batagur borneoensis
Batagur borneoensis. (Foto: satucitafoundation.org)

3. Kura-kura sawah Cuora amboinensis dideskripsikan oleh Daudin pada tahun 1801. Jenis kura-kura Indonesia spesies ini terbagi ke dalam tiga subspesies yaitu C.a.amboinensis tersebar di Maluku dan Sulawesi, kemudian C.a.couro yang dideskripsikan oleh schweigger pada tahun 1812 yang tersebar di Jawa, paparan Sunda, Sumatera dan Timor. Terakhir adalah subspesies C.a.kamorama yang dideskripsikan oleh Rummler dan Fritz pada tahun 1991, tersebar di pulau Kalimantan.

jenis kura-kura indonesia cuora amboinensis
Cuora amboinensis. (Foto: satucitafoundation)

4. Kura-kura daun (Cyclemys dentata). Jenis kura-kura Indonesia ini dideskripsikan pertama kali oleh Gray pada tahun 1831. Jenis satwa liar ini tersebar di Kalimantan, Sumatera dan Jawa.

jenis kura-kura indonesia Cyclemys dentata
Cyclemys dentata. (Foto: Ronaldzimmermann)

5. Kura-kura daun enigmatika (Cyclemys enigmatica). Pertama kali dideskripsikan oleh  Fritz, Guicking, Auer, Sommer, Wink dan Hundsdorfer pada tahun 2008). Tersebar di Jawa, Sumatera dan Kalimantan.

jenis kura-kura indonesia Cyclemys enigmatica
Cyclemys enigmatica. (Foto: ecologyasia)

6. Kura-kura matahari (Heosemys spinosa). Kura-kura jenis ini dideskripsikan pertama kali oleh Gray pada tahun 1830. Spesies unik dan langka ini tersebar di Sumatra dan kalimantan. Jenis kura-kura Indonesia yang satu ini menghadapi tekanan berat akibat perburuan untuk satwa peliharaan (pet).

jenis kura-kura indonesia heosemys spinosa
Heosemys spinosa. (Foto: satucitafoundation)

7. Bajuku (Orlitia borneensis). Jenis kura-kura yang cukup besar ini tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Pertama kali dideskripsikan oleh Gray pada tahun 1873.

jenis kura-kura indonesia Orlitia borneensis
Orlitia borneensis. (Foto: globalspecies.org)

8. Kura-kura tempurung datar (Notochelys platynota) pertama kali dideskripsikan oleh Gray pada tahun 1834. Satwa liar unik ini tersebar di Jawa, Kalimantan dan Sumatera.

jenis kura-kura indonesia Notochelys platinota
Notochelys platinota. (Foto: ecologyasia.com)

9. Kura-kura pipih putih (Siebenrockiella crassicolis). Satwa liar ini tersebar di Jawa, Kalimantan dan Sumatera. Pertama kali dideskripsikan oleh Gray pada tahun 1830.

jenis kura-kura indonesia Siebenrockiella crassicolis
Siebenrockiella crassicolis. (Foto: inaturalist.com)

10. Baning hutan (Manouria emys). Kura-kura hutan ini memiliki dua subspesies yaitu M.e.emys â€" dideskripsikan oleh Schlegel dan Muller pada tahun 1840 â€"  dan M.e.phayrei. Jenis kura-kura Indonesia adalah M.e.emys yang tersebar di Kalimanttan, Sumatera. Sedangkan M.e.phayrei tersebar di Myanmar, Thailand.

jenis kura-kura indonesia Manouria emys emys
Manouria emys emys. (Foto: jokoguntoro)

11. Bulus (Amyda cartilaginea). Kura-kura bertempurung lunak ini dideskripsikan oleh Boddaert pada tahun 1770. Spesies ini tersebar di Jawa, Kalimantan dan Sumatera. Banyak diburu untuk memenuhi permintaan pasar konsumsi.

jenis kura-kura indonesia Amyda cartilaginea
Amyda cartilaginea. (Foto: britishchelonia.org.uk)

12. Labi-labi bintang (Chitra chitra). Jenis kura-kura Indonesia bertempurung lunak ini terbagi ke dalam dua subspesies yaitu C.c.chitra dan C.c.javanensis. Chitra chitra chitra dideskripsikan oleh Nuthapand pada tahun 1986, tersebar di Jawa dan Sumatera. Sedangkan C.c.javanensis pertama kali dideskripsikan oleh McCord and Pritchard pada tahun 2003 dan dapat ditemukan di Jawa.

jenis kura-kura indonesia Chitra chitra
Chitra chitra. (Foto: flickr.com)

13. Labi-labi hutan (Dogania subplana) dideskripsikan oleh Geoffroy Saint-Hilaire pada tahun 1809. Tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan.

jenis kura-kura indonesia dogania subplana
Dogania subplana. (Foto: satucitafoundation.org)

14. Labi-labi raksasa Cantor (Pelochelys cantorii). Dideskripsikan oleh Gray pada tahun 1864. Tersebar di Jawa, Kalimantan, Sumatera. Kura-kura ini di ambang kepunahan akibat tekanan perburuan untuk konsumsi.

jenis kura-kura indonesia Pelochelys cantorii
Pelochelys cantorii. (Foto: photomonde.fr)

Kura-kura Indonesia Yang Endemik

Selain memiliki berbagai jenis kura-kura yang tersebar nyaris merata di Indonesia bagian barat, Indonesia juga memiliki berbagai jenis kura-kura yang wilayah distribusinya sangat terbatas atau dikenal sebagai endemik. Seluruh jenis kura-kura Indonesia yang endemik ini tersebar terbatas, dalam wilayah-wilayah kecil, di bagian tengah dan timur, terutama Sulawesi, Papua dan Nusa Tenggara Timur.

Berikut adalah jenis kura-kura endemik Indonesia:

15. Kura-kura hutan Sulawaesi (Leucocephalon yuwonoi). Jenis kura-kura ini merupakan endemik alias hanya dapat ditemukan di Sulawesi. Dideskripsikan oleh McCord, Iverson, Boeadi pada tahun 1995.

jenis kura-kura indonesia Leucocephalon yuwonoi
Leucocephalon yuwonoi. (Foto: photoshelter.com)

16. Baning emas Sulawesi (Indotestudo forstenii). Kura-kura Indonesia ini adalah kura-kura endemik Sulawesi. Pertama kali dideskripsikan oleh Schlegel and Muller pada tahun 1845.

jenis kura-kura indonesia Indotestudo forsteni
Indotestudo forsteni. (Foto: yimg.com)

17. Kura-kura moncong babi (Carettochelys insculpta). Dideskripskan oleh Ramsay pada tahun 1886. Mungkin ini adalah jenis kura-kura Indonesia yang paling banyak diselundupkan demi memenuhi pasar satwa peliharaan di dalam dan luar negeri. Distribusi spesies unik nan lucu ini hanya dapat ditemukan di Papua.

jenis kura-kura indonesia Carettochelys insculpta
Carettochelys insculpta. (Foto: biolib.cz)

18. Labi-labi raksasa Papua Nugini (Pelochelys bibroni). Dideskripsikan oleh Ouwen pada tahun 1853. Jenis kura-kura Indonesia ini hanya dapat ditemukan di Papua.

jenis kura-kura indonesia pelochelys bibroni
Pelochelys bibroni. (Foto: arkive.org)

19. Labilabi papua nugini utara (Pelochelys siginifera). Dideskripsikan oleh Webb pada tahun 2003 dengan menguji spesimen yang ada di laboratorium. Di Indonesia dapat ditemukan di Papua bagian utara.

jenis kura-kura indonesia pelochelys signifera
Pelochelys signifera. (Foto: webb)

20. Kura-kura leher ular Gunalen (Chelodina gunaleni). Wilayah distribusinya hanya terbatas di Papua. Dideskripsikan oleh McCord dan Joseph-Ouni pada tahun 2007.

jenis kura-kura indonesia Chelodina gunaleni
Chelodina gunaleni.

21. Kura-kura leher ular Pulau Rote (Chelodina mccordi). Jenis kura-kura Indonesia yang memiliki leher menyerupai ular ini terbagi ke dalam tiga subspesies yaitu C.m.mccordi yang hanya dapat ditemukan di Pulau Rote bagian utara, dideskripsikan oleh Rhodin pada tahun 1994. Kemudian, subspesies C.m. roteensis yang ada di Pulau Rote bagian selatan. Terakhir adalah subspesies C.m.timorensis yang ada di Timor Leste, dideskripsikan oleh McCord dan Joseph-Ouni pada tahun 2007.

jenis kura-kura indonesia Chelodina mccordi
Chelodina mccordi. (Foto: photobucket.com)

22. Kura-kura leher ular Papua Nugini (Chelodina novaeguineae). Dideskrisikan oleh Boulenger pada tahun 1888. Walaupun namanya seolah-olah ia dari Papua Nugini, namun kura-kura leher ini dapat ditemukan di Papua bagian selatan. Oleh karena itu, jenis kura-kura Indonesia ini sangat terbatas wilayah distribusinya.

jenis kura-kura indonesia Chelodina novaeguineae
Chelodina novaeguineae. (Foto: testudines.org)

23. Kura-kura leher ular Reimani (Chelodina reimanni) Dideskripskan oleh Philippen dan Grossmann pada tahun 1990. WIlayah distribusi terbatas hanya di Papua.

jenis kura-kura indonesia Chelodina reimanni
Chelodina reimanni. (Foto: testudines.org)

24. Kura-kura leher ular Parker (Chelodina parkeri). Dideskripsikan oleh Rhodin dan Mittermeier 1976. Di wilayah Indonesia, distribusi spesies ini terbatas hanya di Papua.

jenis kura-kura indonesia Chelodina parkeri
Chelodina parkeri. (Foto: zooinstitutes.com)

25. Kura-kura leher ular utara (Chelodina oblonga). Dideskripsikan oleh pada tahun Gray 1841. Jenis kura-kura Indonesia yang unik dan langka ini hanya dapat ditemukan di Papua bagian utara. Oleh karena itu namanya berasal.

jenis kura-kura indonesia Chelodina oblonga
Chelodina oblonga. (Foto: biolib.cz)

26. Kura-kura dada putih (Elseya banderhorstii). Dideskripsikan oleh Ouwens pada tahun 1914. Wilayah distribusinya hanya terdapat di Papua di wilayah Indonesia.

jenis kura-kura indonesia Elseya banderhorstii
Elseya banderhorstii. (Foto: zoochat.com)

27. Jenis kura-kura Indonesia spesies Elseya novaeguineae, di Indonesia hanya ditemukan di Papua, walau di luar Indonesia dapat ditemukan di Papua Nugini. Dideskripsikan oleh Meyer pada tahun 1874.

jenis kura-kura indonesia Elseya novaeguineae
Elseya novaeguineae. (Foto: biolib.cz)

28. Jenis kura-kura indonesia spesies Elseya schultzei, di Indonesia hanya dapat ditemukan di Papua. Dideskripsikan oleh Vogt pada tahun 1911.

jenis kura-kura indonesia Elseya schultzei
Elseya schultzei. (Foto: flickr)

29. Kura-kura dada merah (Emydura subglobosa). Tersebar di Papua. Pertama kali dideskripsikan oleh Krefft pada tahun 1876.

jenis kura-kura indonesia emydura subglobosa
jenis kura-kura indonesia emydura subglobosa. (Foto: pinimg.com)

Demikianlah berbagai jenis kura-kura Indonesia yang sampai saat ini teridentifikasi dan diakui oleh penelitian ilmiah. Spesies-spesies tersebut adalah kekayaan keanekaragaman hayati satwa liar asli Indonesia. Walaupun saat ini beberapa spesies kura-kura lain dapat ditemukan di sungai-sungai atau parit-parit di berbagai penjuru, seperti Labi-labi China (Pelodiscus sinensis) atau Kura-kura brazil (Trachemys scripta elegans), namun spesies-spesis ini bukanlah asli Indonesia. Tetapi, spesies luar yang diimpor untuk memenuhi pasar pet, kemudian dilepas oleh para pemilik yang tidak bertanggung jawab ke alam Indonesia. Di negara-negara Eropa, kedua spesies ini sudah dilarang untuk diimpor atau dilepas ke alam karena bersifat invasif dan dapat merusak ekosistem asli setempat.

Dengan mengetahui berbagai jenis kura-kura Indonesia, semoga kita dapat menjaga kekayaan alam Indonesia agar tidak termasuk menjadi hewan punah, juga karena berbagai spesies satwa liar dari keluarga Chelonia tersebut memiliki peran dan manfaat bagi terciptanya jasa lingkungan, keseimbangan ekosistem serta kehidupan manusia.

Itulah tadi informasi dari agen idn poker mengenai Daftar Jenis Kura-kura Indonesia Secara Lengkap oleh - ternakkurakura.xyz dan sekianlah artikel dari kami ternakkurakura.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.